free music at divine-music.info
Sinopsis
Chizumi Shinohara adalah
seorang gadis yang biasa-biasa saja. Ia mempunyai 2 idola seperti para gadis
lainnya. Idola yang pertama adalah Rei Matsura yang seorang artis terkenal masa
kini.Sedangkan idola yang kedua adalah Reo Sahara yang sangat populer
disekolahnya.Tanpa disangkanya bahkan iapun tak berani membayangkannya, ia
dapat berkenalan lebih dekat dengan keduanya.Hingga suatu hari keduanya
menyatakan cinta.Siapa yang akhirnya yang akan dipilihnya????
@@@@@@
Namaku Chizumi
Shinohara,biasa dipanggil chizu.Kalian pasti heran kan?kenapa namaku spt org
Jepang,jawabnya krn pd waktu itu ibu melahirkanku di Jepang saat ada tur
keluarga.Tapi sayang,ayahku tlh meninggal saat ke2 adik kembarku msh dlm
kandungan.Jadi,ibu hrs membesarkan kami seorg diri.Utk menghidupi kami,ibu
bekerja di sebuah rmh sakit sbg recepsionish.Krn gaji ibu pas-pasan utk
makan,aku jg bekerja utk membantu ibu. Oh yach,satu hal lg,kalian jg pasti
punya cowok idola kan?Begitu pula dgn ku,aku punya 2 cowok idola.Yang pertama
namanya Reo Sahara,org nya paling tampan & kaya di sekolah ini,jg termasuk
anak yg pintar.Yg ke2,namanya Rei Matsura,nach kalau yg ini adalah pangeran
impianku,Rei tak kalah menarik & tampan dr Reo loch.Rei jg seorg artis, jd banyak yg naksirnya,semua cewek pd
tergila-gila ke pd nya(termasuk aku he,he,he...).Walaupun mrk itu adalah super star,tp bagiku tak mudah utk
menjangkaunya,aku hanya bisa melihatnya dr jauh.
Aku bersekolah di smu teratai,sekolah ini adalah sekolah yayasan
milik ayahnya Reo.Sekolah ini terkenal sbg sekolah favorit & bayarannya lumayan
mahal,serta siswa2nya kaum borjuis
semua.Semula aku protes kepd ibu yg memasukkan ku kesekolah ini,tp menurut beliau sekolah ini adalah sekolah terbaik di kota ini.Jd
masuklah aku ke sekolah ini.
Pagi ini merupakan hr yg
cerah,krn masa libur panjang sdh berlalu,saatnya memasuki semester baru dikelas
3.Aku pun cepat2 melihat papan pengumuman,berharap aku bisa sekelas dgn Reo.Tp
ini benar2 malang bagiku,Reo tdk sekelas dgn ku.Kalau dihitung2 dr kelas 1-3 aku tdk pernah sekelas
dgnnya.Aku merasa lemas dan ingin cepat2 pergi.
“Chizu,kita sekelas lg
loch,senangnya!”tiba2 sahabatku Nanami memeluk ku dr belakang,aku pun
kagetku.Huh,org yg tdk diharapkan malah sekelas,sedangkan org yg ku harap2kan
malah tdk sekelas,gerutuku kesal.Akupun tersenyum kepd Nanami,kemudian kami pun
menuju ke ruang kelas.
“Chizu,thn lalu aku ikut
klub renang loch!Tp thn ini aku memilih klub pecinta alam saja dech!”kata Nanami.Aku jg ,thn lalu
aku ikut klub drama,tp thn ini aku msh bingung mau pilih klub apa.
“eh chizu,apa kamu udah
dapat klub?”tanya nanami,aku hanya menggeleng.
“gimana,kalo kamu ikut
klub pecinta alam saja?”nanami menawarkan,aku pun tertarik dgn ide nanami,lalu
kami sama2 mendaftar ke klub yg di inginkan.
***
“kak chizu,jgn
melamun donk!”adikku Miu mengagetkan ku.Akupun melht adikku lg bermain bersama
saudara kembarnya yaitu Fred.Aku tersentak dr lamunanku,aku hrs kerja.Akupun
berganti pakaian & menyisir rambutku apa adanya,lalu aku mengajak ke2
adikku ke tempat ibuku kerja,biasanya mrk di titipkan disana.Dijalan,adikku
sibuk bertengkar memperebutkan mainan.Aku melerai mrk,aku menasehati Miu agar
jgn merampas mainan Fred saudara kembarnya.Walaupun mrk kembar,tp mrk tdk
pernah akur.Tdk selamanya mrk bertengkar,buktinya mrk selalu kompak bila
bertengkar dgnku.Aku menghela nafas lega,ketika adikku sdh di titipkan ke
ibu.Sebelum pergi,mrk biasanya minta di belikan makanan kesukaan mrk yaitu
cokelat dan permen.
Aku bekerja di sbh
toko roti yg jg menjual berbagai macam
kue,ice cream & cokelat.Aku nenarik kursi untuk duduk sambil menunggu
pembeli datang.Tiba2 ada seorg cowok memakai kacamata,rambutnya awut-awutan
serta memakai topi duduk di depan toko.Aku tdk menghiraukannya & terus
melayani pembeli.Tetapi semakin aku perhatikan,cowok ini mirip sekali dgn Rei
Matsura cowok idolaku.Akupun mencoba menyapanya.
“selamat siang,ada
yg bisa saya bantu?”sapaku ramah,cowok itu hanya diam.Aku berfikir,mungkin dia
ini Cuma numpang duduk,tampaknya dia hbs kerja berat,toh spt nya dia org miskin
sama spt ku.Pakaian nya saja tampak lusuh,akupun meninggalkannya.
“tunggu!”kata
cowok itu,akupun menghentikan langkahku.
“ada
apa?”tanyaku.
“aku mau beli kue
black forest!”jawab cowok itu.aku mengambilkan kue yg di pesannya.ketika mau
membayar,cowok itu tampak gelisah.
“ada apa?”tanyaku
utk yg kesekian kalinya.aku tahu,mungkin cowok ini uangnya kurang pikirku
. “kamu, pasti uangnya kurang kan?tp krn aku
berbaik hati aku akan membayar separuhnya”
cowok itu kaget,aku jg kaget,tak menyangka
akan berkata seperti itu,lantaran gara2 dia Cuma mirip Rei
Matsura.Tak lupa dia mengucapkan terima kasih
kepadaku.Aku menepuk kepalaku sendiri,aku lupa titipan adikku.Sekarang uangnya
sudah habis,aku pulang dgn lesu,kalau adikku tau aku tdk membawa titipan
mrk.pasti mrk sdh siap dgn wajah cemberut mrk yg lucu sekali.
***
Pagi ini udara sangat dingin
sekali.Ayam pun enggan berkokok,kupaksakan mataku utk melek & dan
bangun.Kulihat ibu sdh menyiapkan sarapan pagi.
“Chizu,coba kamu bangunkan
Fred & Miu!”kata ibu.Aku menuruti kata-kata ibu.Kubangunkan Fred &
Miu,tp tampaknya mrk msh kesal kepdku.Aku berpamitan kepd ibu & pergi
kesekolah.Disekolah anak2 mulai banyak tg datang.Aku menuju kekelas,Nanami
langsung menghampiriku ketika aku duduk dibangku.Nanami lalu berkata,kalau
nanti siang ada pertemuan pertama di klub pecinta alam.
***
Aku & Nanami menuju ruang klub pecinta
alam,disana sdh banyak anak2 yg menunggu.Sengaja kami memilh bangku depan agar
tdk ketinggalan berita.Aku duduk sambil melamun,melamunkan adikku & dan
cowok kemarin. Nanami menepuk pundakku,akupun kaget.Lalu Nanami menunjuk
kedepan,ku ikuti arah telunjuk Nanami.Ha?aku
terkejut setengah mati,ternyata cowok yg
berdiri didepan adalah Reo Sahara.Wah beruntung sekali aku msk pecinta
alam,pikirku.Reo mulai bertanya kepd anak2,aku tdk menyimak pertanyaannya,tp
aku malah mengaguminya.Ketika sampai giliranku Reo mulai bertanya
“ Chizumi Shinohara,mengapa
kamu masuk klub ini?”karena aku sibuk memperhatikannya,aku malah menjawab
asal-asalan.
“karena aku suka
padamu”mendengar jawabanku,semua anak-anak cowok pd tertawa,tdk terkecuali dgn
anak2 cewek mrk pd marah.Aku sadar sendiri dgn ucapanku,mukaku sangat merah
sekali menahan malu.Terlebih lagi aku melihat Reo pd ketawa.
“ma...maaf,maksudku aku suka
alam & kemping.jawabku gugup.Aku melihat Nanami,dia sangat heran trs
menatapku.
“wah,kamu hebat chizu!bisa
berkata spt itu”komentar Nanami.
“a...aku,aku jg bingung
kenapa aku berkata seperti itu” aku mencoba menjelaskan.
***
Kenapa aku bisa mengatakan hal sebodoh itu makiku saat menunggu toko,aku tampak lesu sekali.
“hai”cowok kemarin menyapaku.Aku tdk
mempedulikannya,toh gara2 dia aku jd dicuekkin oleh adikku.”jangan sewot
gitu donk”kata cowok itu. “mau beli apa?”tanyaku.
“hm...dtk beli apa2,tapi aku mau mengembalikan uangmu yg kemarin.”tanya
cowok itu sambil mengeluarkan uangnya.”tidak usah dikembalikan kok,aku
ikhlas”aku menolaknya.cowok itu malah memaksa aku utk mengambilnya,terpaksa aku
ambil jg,lumayan buat beli cokelat,pikirku.Aku ingin mengucapkan terima kasih
tp cowok itu sdh pergi.Yach lain kali aja,aku menggumam sendiri.
***
Minggu ini merupakan hr yg
cerah,kuajak Fred & Miu jalan ketaman bermain.Fred & Miu tdk marah lagi
kepadaku,krn kemarin sdh ku belikan cokelat.
“kak Chizu,Miu capek”rengek
Miu.
“iya kak,Fred jg
capek”tambah Fred.Aku berkeliling mencari tempat duduk.Disudut taman ada bangku
panjang yg disebelahnya ada pohon rindang,disanalah kami duduk.
“hai”seorg cowok
menyapaku,aku menoleh ternyata cowok kemarin ,aku hanya tersenyum.
“lg jalan2 sama adik
yach?”tanya cowok itu,aku hanya mengangguk.
“boleh kenalan kan?”tanya
cowok itu lagi.
“namaku Rui,kamu
siapa?”cowok itu menjabat tanganku.
“aku Chizumi
Shinohara”jawabku singkat
“mirip nama orang jepang
yach!”komentar Rui.
“ya,mungkin karena aku
lahir di Jepang kali yach!”aku menjawab pertanyaannya sambil melihat Miu
lgbermain sama Fred. “oh yach,thank’s ya buat yg kemarin”kataku lg.Rui hanya
mengangguk “eh Chizu!kenapa kamu mau bayarin aku,padahal kita blm kenal”kataRui
tiba2.
“oh...itu krn kamu mirip
cowok idolaku”
“siapa?”
“Rei Matsura!”jawabku
singkat.Rui hanya ketawa.”kenapa?”tanyaku risih.
“oh,tidak apa-apa”
Percakapan kami terhenti saat Fred & Miu
merengek ingin naik bainglala.Akupun mengiyakan,Rui ikut jg dgn kami.Baru
beberapa detik kenalan sama Rui,Fred & Miu sdh akrab dgn nya.
***
Pagi ini terasa berat
utk pergi kesekolah,walaupun pagi ini cuacanya cukup cerah,aku enggan utk
berjalan.Apalagi kalau sdh berada diruang klub,rasanya malas utk ketemu Reo
gara2 kejadian kemarin.Namun ku paksakan utk berjalan,di ruang klub Nanami sdh
menungguku.
“Mi,Reo ada
gak?”tanyaku,Nanami hanya menggeleng.Akupun merasa lega,selang beberapa menit
Reo dtg.Aku jd tdk enak,rasanya badanku panas sekali,Nanami merasa kasihan
melihatku.
“hm..utk pertemuan yg
kedua ini,kita akan mengadakan latihan panjat dinding.”kata Reo.
“ha?”ujar kami
serempak.
“apa gak gila?”celetuk Nanami yg gak sabaran ingin berkomentar.Reo hanya
tersenyum
“maksudku,anggaplah
panjat dinding itu adalah latihan utk mendaki gunung.”jelas Reo.Kami hanya
menghela napas,habis Reo adalah ketua pecinta alam.Kami semua menuju kelapangan
& mulai latihan.Anak2 mencobanya & berhasil semua,termasuk Nanami dia
tampak kegirangan.Saat tiba giliranku,aku tampak gugup krn aku blm pernah
latihan.Aku ingin berkata kepd Nanami,tp tampaknya dia terlalu gembira.Aku
hanya berdiri depan dinding tsb.Duh,bagaimana ini,pikirku.
“Chizu,kamu
kenapa?”tanya Reo,aku tdk menjawab,badanku gemetaran.
“oh,kamu tdk bisa
panjat dinding ya?”tanyanya lg
“iya”
“tdk apa-apa
kok,kalau kamu gak coba kamu gak akan bisa terus”
“ta...tapi”
“aku yg jagain
kamu,biar gak takut”Reo menarik tanganku,terpaksa aku menurutinya.Aku msh
tampak ragu2.kulihat Reo terseyum manis kepadaku.Melihat senyumnya,aku merasa
punya semangat.Akupun mencoba,semula aku bisa,tahap demi tahap aku lewati.Saat
sdh tinggi,aku merasa capek,tanpa sengaja aku melihat kebawah,sadar aku berada
di ketinggian aku malah jd takut kembali.Mungkin krn takut,aku salah
menginjak.Akhirnya aku jatuh,aku merasa sdh tdk di dunia lagi.Saat aku membuka
mata,ternyata aku sdh berada di pelukan Reo.Aku merasa mataku berputar-putar
& berkunang-kunang,akhirnya aku pingsan lagi.Kali ini aku sadar betulan,aku
sudah berada diruang UKS.Nanami berada disampingku sambil mengipasiku.
“Chizu,kamu sudah siuman”seru
Nanami.
“eh memangnya aku kenapa?”
“kamu tadi pingsan,lalu digendong Reo ke UKS”
“Reo?”
“iya Reo,kamu harus berterima
kasih padanya”Nanami membantuku berdiri.
“tapi,Reo sdh pulang duluan”lanjut
Nanamu.Dahulu aku mempermalukannya diruang klub,kedua aku ditolongnya,aku hrs
minta maaf & berterima kasih kepdnya,tekadku.Aku pulang sendirian,tanpa
sengaja aku berpapasan dgn Rui.
“eh habis dr mana?”tanya Rui
“dr klub pecinta alam”
“enak ya kamu bisa
sekolah,sedangkan aku hrs kerja”kata Rui,tampaknya dia menyimpan sesuatu.Aku
hanya tersenyum,tak punya komentar apa2.
“Chizu,mau pulang?”tanya
Rui lagi.Aku hanya mengangguk,Rui menawarkan utk mengantarku,akupun tak
keberatan.
***
“masuk,tidak.masuk,tidak!”aku menghitung jari tangan.Tepat jari yg kesepuluh kata
masuk,akupun akhirnya masuk.Kulihat Reo sdh dtg.Kami berkumpul di lapangan utk
latihan yg selanjutnya.Aku merasa capek,kemudian aku duduk dibawah pohon
rindang.Aku memperhatikan anak2 sdg latihan,tiba2 Reo berjalan kearahku &
duduk disampingku.Jantungku berdegup kencang saat dia berada disampingku.
“Chizu,sepulang dr klub
aku ingin berbicara dgnmu!”jantungku semakin berdetak tak karuan,aku hanya bisa
mengangguk.
“kalau setuju,aku tunggu
didepan gerbang sekolah”kata Reo lg,diapun meninggalkan ku sendirian.Wah,rasanya
hatiku senang sekali,nanti disana dia akan bilang apa yach?pikirku sambil
tersenyum sendirian.Aku setengah berlari menuju gerbang sekolah,takut Reo sdh
menunggu.Saat tiba disana ku lihat Reo belum datang.Tidak berapa lama Reo pun
datang.
“sorry,udah lama
nunggunya?”
“tidak kok,aku jg baru
datang”
Reo menarik tanganku,ku
ikuti saja dia.Kami berhenti ditaman,kemudian kami berbicara dibawah pohon
rindang.Reo memulai pembicaraannya.
“Chizu sebenarnya aku
sayang sama kamu...!”Aku sangat kaget mendengarnya.
“maukah kamu jd pacarku?”rasanya
spt mimpi Reo minta aku jd pacarnya.Tapi aku msh bingung,pasti dia punya maksud
lain.
“hm...sebenarnya aku senang
mendengarnya,tapi...!”aku terdiam utk beberapa saat,aku msh memikirkan kata2
tepat utk menjawabnya.
“tapi apa?”kata Reo
penasaran.
“tapi aku tak bisa membalas
perasaanmu!”
“kenapa?apa kamu sudah punya
pacar?”
“belum”
“lalu kenapa kamu tak bisa
jd pacarku?”
“karena aku & kau tak
mungkin pacaran,bayangkan kita baru berkenalan,aku belum begitu mengenalmu”jelasku.Kuharap
dia mengerti apa yg kuucapkan.Reo tersenyum saat mendengar ucapanku.
“baik aku
mengerti,tapi...kau hrs tau,sejak dr dulu aku mengenalmu,sekarang begini
saja,izinkan aku utk jd temanmu.”ucap Reo,aku langsung setuju.
“tapi...suatu saat nanti kau
akan mengerti perasaanku,& saat itulah kau tidak akan menolakku lagi,ok?”Reo
menyodorkan tangannya kepadaku yg langsung ku sambut.
“oke...deh!”jawabku,kamipun tersenyum.
***
“bisa diam
sedikit,Fred,Miu!”bentakku kepadaku ke-2 adikk saat berada di rumah.Namanya
saja anak kecil,tetap saja mrk ribut.Aku jd pusing sendiri,manalagi ibuku belum
pulang.Aku punya ide,kuajak adikku ketaman bermain agar mrk tidak ribut lg.Fred
& Miu sangat senang sekali.Kami keliling taman bermain,Fred & Miu
menarik tanganku,mrk inginnaik bianglala.Akupun mengabulkan,kami bergegas
menuju tempat karcis.Saat menuju kesana,kami melihat banyak org berkerumun.Aku
bertanya pd salah seorg yg berkerumun tsb,org itu menjawab kalau ada syuting
film.Fred & Miu jg ingin melihat,akhirnya kamipun bergabung.Saat mobil Lymosin hitam berhenti di lokasi
syuting.Semua terpana,ternyata yg turun itu adalah Rei Matsura.Akupun ingin
minta tanda tangannya,tapi yg jd fansnya bukan aku saja,semua anak2 cewek yg
berada disana pd ngefans semua.Aku terhimpit oleh banyak org,mrk ingin melihat
idolanya dr dekat.Aku akhirnya mengalah & keluar dr kerumunan.Aku sedikit
kecewa,krn tdk dpt tanda tangan Rei Matsura.Kami beristirahat di bawah pohon
rindang,Fred & Miu merengek minta di belikan minuman & cokelat.Saat aku
merogoh tasku,ternyata uangku hilang saat berkerumun td.Aku melirik
adikku,kasihan mrk pikirku.
“Chizu?”seseorg menyapaku
ternyata Rui.
“kok muram?ada apa?”
“ini,uangku hilang saat
berkerumun ingin melihat Rei Matsura.Kasihan Fred & Miu,tampaknya mrk
Haus”keluhku,Rui hanya manggut2.
“tunggu sebentar yach!”Rui
meninggalkan kami.
“kak Chizu minumnya
mana?”tanya Fred & Miu,aku jd bingung.
“halo Fred,Miu!”seorg
cowok tak dikenal menyapa adikku. Aku tdk bisa melihat wajahnya krn ditutupi
topi. ”kalian haus kan?nich kakak kasih
minum & cokelat”cowok itu menyodorkan minum & cokelat kepd adikku.Tapi
aku mencegahnya.
“maaf,anda siapa yach?”tanyaku,Cowok
itu membuka topinya,wah...ternyata Rei Matsura idolaku,Akupun merasa
terbang,saat tau Rei Matsura berada tepat didepan mataku.
“Re...iii Matsura
kan?benar ini kamu?”teriakku kegirangan.Rei hanya tersenyum manis.Saat itu aku
teringat akan sesuatu,aku langsung bertanya.
“Rei,dr mana kamu tau
nama adikku?”tanyaku curiga.
“aku bahkan tau namamu”ujar
Rei,yg tambah bikin aku jd penasaran.
“ha?tau...namaku
jg?”kataku kaget,Rei lalu mengajakku kesebuah rumah-rumahan.Disana,dia lalu
memasang topi & kaca mata kemudian rambutnya diacak-acaknya.Saat sdh
selesai,aku kontan berseru,krn wajahnya sdh tdk asing lg bagiku.
“Rui?”
“ya inilah aku”
Aku terdiam,ternyata
selama ini aku berteman dgn seorang Artis.Rui yg kukenal selama ini adalah Rei
Matsura artis idolaku.
“kenapa?kaget yach?”tanya
Rei membuyarkan lamunanku.
“iya aku kaget sekali,habis...Rui
yg kukenal selama ini ternyata Rei yg sering muncul di TV”
“nggak apa-apa,tapi krn
kamu sdh tau siapa aku...kau hrs merahasiakan identitasku yg sebenarnya,ok?”janji
Rei,akupun setuju saja.Memang sich...sbg seorg publik figur Rei tdk bisa bebas
kemana-mana,krn banyak paparazy yg mengincarnya,belum lagi fans beratnya yg
mengejarnya kemanapun ia pergi,dan tentunya ia hrs menyamar agar bisa bebas dr
itu semua,aku sangat memakluminya.
“kak,katanya mau naik
bianglala!”rengek Fred & Miu.Mrk tdk lupa menagih janjinya.Wah bagaimana ini,uangku
sdh hilang,pikirku kebingungan.Sepertinya Rei mngerti apa yg kupikirkan,dia
lalu mengajak ke2 adikku ketempat pembelian karcis & memesan 4
lembar,kemudian kamipun naik bersama-sama.Aku merasa sangat bahagia sekali
betapa tdk,soalnya aku kenal dekat dgn Rei.Kalau fans beratnya Rei tau,mungkin
aku sdh jd bulan-bulanan mrk.Aku mengingatkan Rei kalau dia msh hrs syuting
film,tp Rei mengatakan kalau ia sdh
selesai syuting.Rei mengantarkan kami pulang kermh,sebelum pergi Rei tdk lupa
memberi cokelat lagi pd Fred & Miu.
“thank’s yach,udah mau
nganter kami sampai rmh” ujarku ketika sdh sampai di depan pintu rmh.Rei hanya
mengangguk,kemudian dia memutar mobilnya dan berlalu dr hadapanku.
“kak,org yg tadi itu
kak Rei yach yg sering muncul di TV.”tiba2 Fred berkata,yg membuatku kaget.
“yach benar, itu kak
Rei yg artis lg top sekarang”Miu pun ikut menimpali.Aku langsung menutup mulut
mrk ber2 saat ibu melihat kami.
“eh kalian udah
pulang!Loch kenapa Fred & Miu?”tanya ibu.
“ti...tidak ada
apa-apa kok bu!”
“benar?”
“ya benar!”kataku
dgn sedikit terseyum seolah-olah tdk ada yg terjadi,aku langsung meninggalkan
ibuku & mengeret adikku,saat tiba dikamar,aku berkata berbisik-bisik.
“Fred,Miu ini rahasia
kita”.
Fred & Miu saling berpandangan kemudian
mrk mengangguk.
“begini
yach!kalian sdh tau kak Rei,kalau manggil kak
Rei panggil aja kak Rui”.
“kanapa panggil
kak Rui?”tanya Miu.Duh,aku menepuk kepalaku sendiri,susah kalau ngomong sama
anak kecil.
“pokoknya hrs kak
Rui,ok?ngertikan apa yg kakak ucapkan!”
“tp ada
cokelatnya nggak?”kata Fred.Wah kepalaku tambah pusing aja.Aku hanya mengangguk,Fred
& Miu tampak girang sekali,mrk lalu berlari2 keluar kamar & bermain
lagi.Apa bisa dipercaya yach Fred & Miu?pikirku.mrk pasti tdk mengerti
ucapanku,wajar sj mrk msh TK.Tp bila sdh dikasih cokelat mrk akan tutup mulut.
***
“Berita besar,kemarin Reo nembak Chizumi”akupun
tersedak minuman saat makan bersama Nanami,memang sekolah kami ada klub
penyiaran berita/pres,bila ada gosip sedikit pasti akan disiarkan melallui TV
dikantin yg sdh disiapkan.Setiap hr beritanya beda2 tp msh seputar
sekolah.Anak2 yg ada dikantin menonton TV.Aku tdk percaya melihat yg ada di TV
tsb,topiknya yaitu Reo & aku.Kulihat di TV itu Yamada menyiarkannya dgn
semangat.
“tp sayang,Reo ditolak
oleh Chizu,sekian dulu berita dr kami,bila ada berita terbaru dr mrk berdua
kami akan menyiarkannya!”.semua anak2 melihatku,aku jd salah tingkah.
“Wah,Kamu hebat
Chizu!Ditembak oleh Reo!”Nanami tersenyum bangga padaku,aku hanya nyengir.
“tapi,kenapa kamu menolaknya?”tanyanya lagi.
“itu....!”
“setau saya,banyak sich
cewek yg nembak dia tp blm pernah ada yg diterima,Reo jg,dia blm pernah nembak
cewek,Chizu kamu cewek pertama yg ditembaknya loch!”Nanami menjelaskan.Jd aku
cewek pertama yg di tembaknya,tp sekaligus patah hati,kasihan
Reo,pikirku.Padahal dia cowok yg ceria & keren disekolah ini.Tp gara2
kejadian di TV itu bisa membuat popularitasnya turun drastis,duh aku hrs
bagaimana?tiba2 terlintas dipikiranku yg membuat kekacauan ini adalah
Yamada.Yamada tanpa sepengetahuanku & Reo telah menyebarkan gosip.
“Yamaadaaaa!!brengsek,sialan!”makiku,aku meninggalkan Nanami sendirian
dikantin,aku menuju keruang klub siaran berita.
“Yamada,kau hrs bertanggung ja...!”kata2ku
terhenti,saat kubuka pintu ternyata disana ada Reo yg lg emosi pd Yamada.
“Reo?”
“Chizu?”Reo balik bertanya,”kau
pasti sdh lihat tontonan pagi ini!”aku hanya mengangguk,kemudian menghampiri
mrk.
“Yamada kali ini kau kuampuni,tp
bila kau bikin gosip lg tentang kami,nich...!”Reo menyodorkan tinjunya tepat
didepan mata Yamada.Yamada hanya nyengir, aku jd mersa kasihan melihat Yamada.
“Reo,kupikir kesalahan ini
bukan sepenuhnya oleh Yamada!”aku coba menangkan Reo yg sedari td emosi.
“iya jg sich”emosi Reo mulai
mereda.
“Yamada cuma menyiarkan bukan
mencari gosip”kataku lg.
“i..iya,chizu benar.aku
hanya menerima,yg cari berita itu anak buahku!”Yamada membela diri.Reo mulai
mengerti,Reo meminta rekaman kaset td pagi,kemudian dia memberikannya
padaku,katanya bila dia menyimpannya nanti ada gosip lg,lebih baik aku
menyimpannya.Aku jd semakin kagum saja kepada Reo,ternyata dia cowok yg
bertanggung jawab.Aku menatap Reo lekat2”kenapa?”tanya Reo.
“Ah,tdk apa2 kok!tp aku merasa
bersalah krn tlh menyusahkanmu”Reo tersenyum.
“itu tandanya kau mulai suka
padaku kaaan!”goda Reo.
“ti...tidak kok”aku
menyangkal”maksudku,gara2 aku,kamu jd dibenci sama cewek disekolah ini”
Reo menatapku,aku jd tdk berani memandang
matanya & hanya bisa menunduk.Reo meraih tanganku
“chizu,dengar baik2 yach.Meski
aku dibenci oleh cewek2 sedunia ini,tp asal jgn kamu tg membenciku,karena aku
sangat mencintaimu!”
Aku hanya diam,tidak bisa berkata,aku jd
semakin merasa bersalah kepada Reo.Seandainya Reo tdk mengenalku,mungkin semua
ini tak kan terjadi.Seharusnya Reo cowok yg aku cintai,tp malah cowok lain yg
tidak bisa kugapai yg selalu kucintai.Reo aku benar2 minta maaf sama kamu,tanpa
sadar air mataku satu persatu jatuh dipipiku.
“chizu kamu kenapa?”tanya Reo
khawatir.
“tidak apa2”aku menghapus air
mataku.
“chizu walaupun kamu
menolak cintaku,tp aku takkan membiarkanmu menangis,apalagi oleh cowok”Reo
sangat perhatian sekali padaku,meski aku telah menyakiti hatinya.Aku
tersenyum,tak ingin membuat Reo khawatir lagi. “nah gitu dong,senyum!Chizu nanti siang
aku ingin ngajak kamu jalan2,bolehkan?”tanya Reo,aku hanya mengangguk.”nanti
aku kerumahmu”kata Reo lg,kami lalu berpisah & menuju kekelas masing2.
***
Aku duduk dikursi,sambil menunggu Reo datang.Tiba2 pintu rumahku diketok
seseorang,pasti itu Reo!Aku langsung membukakan pintu ternyata benar.
“silakan masuk dulu,maaf rumahku jelek!”kataku.
“ah,tdk juga,yg penting orangnya ada”
“tunggu yach aku ambilkan minum”
“eh,tdk usah repot2,chizu kalau kamu sudah siap kita berangkat sekarang
aja!”kata Reo,akupun setuju.Saat kami mau naik mobi,adikku Fred & Miu
memanggil.
“kak Chizu mau kemana?”tanya Miu.
“itu adikmu?”tanya Reo,aku hanya mengangguk.Pasti mrk mau ikut nich.
“wah mrk lucu sekali!halo,nama
adik siapa?”tanya Reo ramah.
“aku Miu”
“kalau aku Fred!”Fred tak mau kalah dr Miu
“kalau nama kakak Reo”
“kak Reo mau kemana sama kak
Chizu”tanya Fred & Miu.
“kakak mau jalan2”
“ Miu & Fred jg ingin
ikut”
“Jangan!”aku akhirnya
bicara.Aku melotot kearah mrk,tp mrk malah merengek2.
“boleh,kalian boleh
ikut”jawab Reo.
“asyik...!”Fred &
Miu meloncat kegirangan,mrk langsung naik kemobil.
“tp,kita jalan2 ketaman
aja yach!”kata Fred & Miu lagi.Reo hanya mengangguk & memutar arah
mobilnya ketaman.
“maafkan aku yach Reo,hbs gara2 adikku
kita batal jalan2 berdua”.
“tdk apa2,kamu jg sich tdk
bilang kalau punya adik yg lucu2”kami saling tersenyum,Reo memarkir mobilnya
& kamipun mulai menyusuri jalan ditaman.
“kak Fred mau
cokelat”rengek Fred.Duh susahnya mengajak anak kecil,pikirku.”halo,Fred,Miu!”kamipun
langsung menoleh kearah pemilik suara tsb.
“kyaaa kak Rui!”adikku
langsung kegirangan melihat Rei datang.
“kalian ingin cokelat
kan?”tanya Rei lagi,Fred & Miu langsung mengangguk.
“eh Chizu,siapa cowok
yg disebelah itu?”Rei menunjuk Reo yg disebelahku.Aku langsung memperkenalkan
Rei pada Reo.
“Rui,ini Reo teman
sekolahku!”kataku,Wah kalau berdekatan seperti ini mrk makin tampan aja.Tapi
semakin di perhatikan mereka tampak...
“ha...ha...ha...,hebat
kamu Rei,jd selama ini nama samaran kamu itu Rui ya!”kata Reo,Rui hanya tertawa.Aku
jd bingung ternyata Reo tau identitas Rei.
“tunggu,kalian ini
bikin aku bingung aja.Sebenarnya ada hubungan apa kalian berdua ini?”
“kami ini sebenarnya
saudara sepupu”.jawab Rei santai.
“ha?saudara sepupu?”jadi
selama ini 2 cowok idolaku ini adalah saudara sepupu.Aku jd bangga,krn bisa
sekaligus bisa mendekati 2 cowok keren
ini(belum tentu cewek lain bisa seberuntung aku,misalnya mrk Cuma kenal Reo tp
tdk kenal Rei,atau sebaliknya.Tapi aku malah kenal dua-duanya.Duh beruntungnya
aku)aku senyum2 sendiri.
“untuk merayakan
pertemuan ini,bagaimana kalau kita makan direstoran seberang itu”Reo menunjuk
sebuah restoran didepan taman bermain,kamipun menyetujui.
“asyik!”kata Fred &
Miu kegirangan.Saat tiba direstoran Rei tiba2 berkata.
“Reo pacaran sama Chizu
yach?”aku tersedak makanan mendengar Rei berkata seperti itu,kemudian aku
menggeleng diikuti Reo.
“sebenarnya aku suka sama Chizu,tapi Chizu
menolak cintaku”kata Reo yg juga membuatku kaget.
“kasihan sekali,coba
kalau aku yg nembak,pasti diterima”Rei mencibir.
“mau taruhan!” iujar
Reo lagi,yg membuat bertambahku kaget.
“boleh”lanjut Rei
bersemangat.
“stop,aku tak mau jadi
bahan taruhan!”kataku marah.Aku ingin meninggalkan mrk tp mrk langsung
mencegahku,akupun duduk kembali.
“sorry,loh kok
marah.kami tadi itu Cuma bercanda”kata Reo.
“habis...!kalian serius
sekali”.
“iya,cuma bercanda,maklum aku & Reo udah
lama gak ketemu”.
“oh...kirain
benaran!”kataku.Kami pun tersenyum,kulihat Fred & Miu tampak lahap
menyantap makanan yg ada dimeja,tiba2 Miu berseru.
“kak Chizu,Miu lebih
suka kak Chizu sama kak Rei”aku jd terbatuk2 mendengar Miu.Rei hanya
tersenyum,aku melirik Reo,tampaknya dia biasa2 aja.
“memangnya,Miu gak suka
kalau kak Chizu sama kak Reo?”tanya Reo.
“kalau aku sukanya kak
Chizu sama kak Reo”Fred ikut berkata,mrk tampak akrab sekali,bercanda &
tertawa bersama.Tapi hanya aku yg tdk bisa tenang.
“diam,kalian semua!”aku
membentak mrk,habis dr tadi bahan pembicaraan mrk itu adalah aku,aku jd kesal.
“kenapa Chizu?”tanya Rei
& Reo,mereka sepertinya pura2 tidak tau.
“huh,pura2 tdk tau?dr
tadi kalian itu ngomong apa hah?”marahku mulai mereda,aku jd sedikit bangga
karena diperebutkan oleh 2 cowok keren.Akupun tersenyum,aku sebenarnya gak suka
marah.Tapi bila ditunjukan kalau aku senang,jd kesannya tdk enak,seolah-olah
aku benar2 suka sama keduanya(sebenarnya aku memang suka hi,hi,hi...)
“loh tadi marah,ini jd senyum!”komentar
Rei.Aku jd diam habis ketauan.
“jangan2 kamu sakit
Chizu?”tanya Reo.Aku cepat2 menggeleng.Tiba2 Rei berdiri didepanku meraba
keningku.Aku jd kaget & langsung menghindar.
“kyaaa!apa-apaan kamu
Rei!”kataku grogi.Aku tdk bisa menyembunyikan kegugupanku.Mungkin Rei tau,makanya
setelah melihatku Rei jd tertawa.
“Chizu,jangan takut,aku gak ngapain kamu
kok.Aku tadi cuma khawatir aja lihat kamu”terang Rei.
“oh...!”kataku
singkat.Kupikir Rei akan berbuat sesuatu tapi ternyata Rei hanya khawatir &
dia sangat perhatian sekali padaku.
“kak Chizu,Miu mau
pulang”rengek Miu yang mengagetkan lamunanku.Aku melihat arlojiku,memang sudah
waktunya kami pulang.Aku lalu mengajak Fred & Miu pulang.
“eh Chizu,maafkan aku
yach.Aku tidak bisa mengantarkan kalian pulang,habis aku ada janji”kata Reo.
“tak apa2 kok,aku
senang bisa makan bersama-sama dengan kalian berdua”aku coba meyakinkan Reo.
“kalau Reo tidak bisa
mengantar,gimana kalau aku yang antarkamu”tawar Rei.Aki ingin menolak tawaran
Rei,dia sdh terlalu banyak menolongku,kulihat Reo jg sdh pergi.
“Fred,Miu!mau gak kakak
antar pulang?”tanya Rei,dia berkata begitu karena drtd tidak ada jawaban dr
ku.Miu & Fred melompat kegirangan.Aku hanya mengalah,habis mereka anak
kecil,terpaksa aku ikut naik mobil Rei.
***
Siang ini tersa panas
sekali,sinar matahari begitu menyengat kulit membuat orang jd malas untuk pergi
kemana2,aku berkipas2 sambil menunggui toko.
“hei Chizu,lagi ngapain?”tanya
Rei dari belakang yg membuatku kaget.
“eh Rei!”aku menoleh”lagi
nungguin pembeli,kamu sendiri lagi ngapain?”aku balik bertanya.
“aku ingin lihat kamu”
“Rei!”aku jadi gugup.
“ah,bercanda!aku ingin beli
kue”kata Rei lagi,aku hanya mengangguk.Kemudian mangambil kue
dibelakang,sebenarnya aku berharap kata2 Rei itu serius.Tapi dia hanya
bercanda,walaupun dia selalu bercanda & menggodaku,aku selalu serius
menanggapi kata2nya meskipun bagi Rei dia hanya main2.Mungkin inikah yg
dinamakan cinta?aku jd kaget sendiri dgn pikiranku.Aku terlalu jauh memikirkan
Rei”tidak Chizu,kamu tidak boleh jatuh cinta sama Rei.Rei itu seorang artis
sedangkan kamu sendiri siapa?”batinku mencoba mengingatkanku.yach benar aku tidak boleh jatuh cinta,apalagi kalau Rei
tidak mencintaiku,aku hanya akan patah hati.Aku sudah bertekad untuk tidak
mencintai siapa2,termasuk Reo yg sudah menembakku.Tapiii...bolehkah aku
bermimpi sejenak?& apa salahnya bila aku mencintai seorang artis?aku
bertanya2 dalam hati.
“Chizu?”tiba2 Rei
mengagetkanku untuk yg kedua kalinya.
“ya?”jawabku singkat.
“aku pesan kue Black
Forrest,bukan pesan burger”ralat Rei.Aku melihat kebungkusan kue tersebut.Ya
ampun!ternyata Rei benar,aku jd sangat malu.
“maaf Rei”aku nyengir kearah Rei,duh malunya aku
pikirku.
“kamu lagi ngelamunin apa sich?”tanya
Rei penasaran.
“gak ada yg dilamunin kok”kilahku.
“Chizu aku ada urusan
sebentar,aku pergi dulu yach”Rei cepat2 pergi meninggalkanku.
“tunggu dulu Rei,kuenya mau
diapain?”tanyaku,Rei langsung memberikan kartu namanya padaku.
“nich,aku kasih alamatku,kuenya
antar saja kerumahku nanti sore”.setelah menjelaskan Rei langsung pergi.Aku
melihat kartu namanya,ternyata Rei tinggal di apartemen.Tepat pukul 04.30,aku pamit
kepada bosku untuk mengantarkan pesanan Rei sekalian pulang kerumah.Aku
berhenti tepat didepan lobi apartemen,aku melihat lagi kartu nama Rei.Apartemen
Rei terletak di lantai 5 no 242,wah tinggi sekali pikirku.Tanpa menunggu waktu
lagi,aku langsung naik elevator menuju kamar Rei.Apakah Rei ada dirumah?mungkin
dia lagi syuting pikirku.Tidak berapa lama elevator berhenti,akupun keluar.Aku
mulai mencari nomor kamar Rei.Setelah menyusuri satu persatu kamar,akhirnya aku
menemukan kamarnya.Aku mengetuk pintu,tetapi tidak ada jawaban.Kuketuk sekali
lag,masih tidak ada jawaban.Tiba2 tanpa sengaja,aku membuka pintu ternyata
tidak dikunci,aku memanggil Rei.
“Rei?kamu ada didalam kan?boleh
aku masuk?”aku langsung masuk tanpa disuruh Rei.Ketika aku sudah didalam,aku
melihat pintu kamar terbuka,mungkin Rei ada disana.Aku terkejut saat melihat
Rei,dia sangat pucat sekali & terbaring lemah di atas ranjang.
“Rei kamu kenapa?”kataku
cemas,aku mendekati Rei.Saat kuraba keningnya panas sekali.
“Rei kamu sakit,badanmu
panas sekali”aku menatap Rei.”Rei,aku panggilkan dokter,tunggu disini yach!”aku
beranjak dr tempat tidur,tetapi dia menahan tanganku.
“tidak usah Chizu,udah
biasa sakit kayak gini”kata Rei lemah.
“apa?udah biasa?”kataku marah,Rei
hanya mengangguk.
“tidak bisa Rei,kamu harus
diobati,nanti sakitmu tambah parah!”kataku mendekati Rei & berdiri
didepannya.
“Chizu!aku tidak
apa2,malah aku pernah sakit yg panasnya lebih tinggi dr ini”kata Rei.
“ha?”aku kaget & hanya
bisa geleng2 kepala.
“oke,kalau kamu gak mau
aku panggilin dokter!tp izinkan aku untuk merawatmu”kataku bersungguh2.Rei
hanya tersenyum,aku mulai mengambil baskom & mengisinya dgn air hangat.Kemudian
aku mengambil handuk kecil & mengompreskannya kekening Rei.Aku pamit
sebentar untuk membeli obat diapotik,selang beberapa menit aku telah kembali
kekamar Rei.Aku menyuruhnya meminum obat,ketika aku melihat jam weker dikamar
Rei,ternyata telah menunjukkan pukul 19.00 wib.Aku pun pulang,sebelum pergi aku
mengingatkan Rei agar jangan terlalu banyak bergerak nanti sakitnya tambah
parah.
“ingat Rei!kamu hrs sembuh
besok,terus kuenya dimakan yach.!”
Rei hanya mengangguk,aku
menutup pintu kamar Rei & pulang kerumah.Saat tiba dirumah,ibu bertanya
kepadaku.Ibu sangat khawatir sekali karena aku pulang terlambat.Terpaksa aku
bohong kepada ibu,aku mengatakan kalau aku pergi ke rumah Nanami untuk belajar
bersama.Aku merasa bersalah kepada ibu karena telah berbohong.Saat ibuku sedang
menidurkan Miu & Fred,aku mendekatinya.Aku mengatakan kalau diriku telah
berbohong,sebenarnya aku tidak pergi kerumah Nanami melainkan kerumah Rei.Aku
menceritakan kalau Rui itu adalah Rei Maatsura seorang artis dan sekarang ia
sedang sakit.Ibu hanya tersenyum & merasa senang karena aku telah berkata
jujur.Akupun meminta maaf kepada beliau,dengan ikhlas ibupun memaafkanku.Tanpa
sadar aku menangis,aku bangga kepada ibu.Ibu selalu memaafkanku tidak peduli
berapa besar kesalahanku & beliau pun selalu ada disaat aku membutuhkannya
serta selalu menghiburku disaat aku bersedih.Ibu adalah seorang wanita yang
tegar,ia membesarkan kami seorang diri & selalu menjaga kami.Diam2 dalam
hatiku aku bertekad ingin menjadi seperti ibu.Setelah hatiku lega,aku pergi
kekamar.Aku menerawang jauh memikirkan Rei.Apakah dia baik2 saja saat aku
pulang kerumah.
***
Aku pergi keapartemen Rei,saat
pulang sekolah.Aku masih mengkhawatirkan Rei.Tidak lupa aku membeli kue,mungkin
Rei belum makan dari tadi.Aku memanggil Rei,kali ini ada jawaban.Ternyata Rei
tidak pergi kemana-mana.
“Rei udah sehat?nich aku
bawain kamu kue”aku meletakkan kue diatas meja.
“wah kebetulan nich aku lagi
lapar”kata Rei senang.Aku tersenyum memperhatikan Rei saat makan,dia sangat
lucu kalau lagi makan.
“Chizu makasih yach yang
kemarin,kalau gak ada kamu mungkin aku belum sehat seperti sekarang ini” lanjut
Rei,aku hanya mengangguk.”dan tentunya aku bisa makan kue bawaanmu”kata Rei
lagi.
“Rei,kamu bisa-bisanya
godain aku!padahal kamu sendiri belum sehat benar”
“iya,iya!Chizu aku sangat
berterima kasih padamu,baru pertama kali ini aku diperhatikan oleh
seseorang”aku kaget mendengarnya.
“memangnya kamu selama ini
tidak diperhatikan oleh seseorang?kamu kan
artis,masak tak ada yg memperhatikan,bukankah kamu bganyak fansnya?ha,ha,ha...”kataku
tertawa,mencoba menghiburnya.Aku berpikir mungkin kali ini Rei bercanda
lagi.Tapi, dugaanku meleset.
“maksudku,diperhatikan itu
sama dengan peduli tauuuu!”kata Rei menjitak kepalaku,aku hanya meringis.
“oh...kirain kamu bercanda
lagi,terus orang tuamu gimana?manajermu juga!”kataku.Tiba2 Rei terdiam,dia memandang
lurus kedepan.
“orang tuaku selalu
sibuk,papa diluar negeri sedangkan mama sibuk dengan urusannya sendiri,mereka
nyaris gak punya waktu untukku.Makanya aku pergi dari rumah,dan tinggal
diapartemen sendirian!”terang Rei.Aku merasa bersalah telah menyinggung
perasaannya.
“Rei,maafkan aku yach,aku gak
sengaja nyinggung perasaan mu!”
“tidak apa2 Chizu,kamu tidak
salah kok”terang Rei sambil tersenyum manis,lalu melanjutkan perkataannya.
“untuk menghilangkan rasa
sepi,aku ikut casting iklan.Dari iklan itulah,aku ditarik main film dan
kemudian aku berkenalan dengan manager Lee.Film pertama yang aku bintangi
adalah Arti Sebuah Mimpi,dari film
inilah aku mulai dikenal banyak orang”jelas Rei.Aku tau difilm ini Rei jadi
pemeran utamanya & difilm inilah aku mulai ngefans berat sama Rei.
“tapi kehidupanku sebagai artis selalu dikekang!Aku selalu syuting
dari pagi sampai malam,sampai2 aku tak punya waktu luang untuk beristirahat
& pergi jalan2.Managerku hanya tau uang,diapun tidak memperdulikanku,meski
aku punya uang banyak dari hasil jerih payahku sendiri,aku ingin bebas &
diperdulikan oleh orang”Rei sangat terpukul sekali.Sekarang aku tau Rei,dia
sangat tersiksa sekali,aku jadi iba melihatnya.
“Rei,ternyata jadi artis itu gak enak yach!”
“tidak Chizu,enak kok!ada
suka dukanya juga,sukanya bila kita dipuja2 oleh banyak orang yg ngefans sama
kita,tapi dukanya juga banyak,yach...salah satunya yg kuceritakan tadi itu”jelas
Rei.Aku mengangguk.sekarang aku mengerti sedikit tentang kehidupan artis.Disisi lain aku juga tau kehidupan
pribadi Rei.
“Chizu!sejak bertemu denganmu
aku jadi merasa ada yang memperdulikanku”aku jadi terharu mendengarnya,ternyata
aku begitu penting bagi Rei.
“eh,Rei aku pulang dulu yach
udah siang nich”kataku pamit padanya.
“yach udah,aku antar
pulang”lanjut Rei.
“ja...jangan Rei,kamu kan masih
sakit,biar aku pulang sendirian”
“gak apa2 kok!ayo cepatan”Rei
menarik tanganku keluar apartemen.Saat mau masuk pintu elevator,kami melihat
Reo keluar,diapun melihat kami,tampaknya dia terkejut.
“Chizu?Rei?kalian lagi
ngapain?”tanya Reo.
“Reo?”kataku kaget.
“kamu sendiri juga ngapain
Reo?”Rei balik bertanya.
“aku...!!ya aku lagi ingin
kerumahmu Rei,tapi Chizu tidak mungkin tau rumahmu kan Rei”kata Reo
“Chizu tau dari aku sendiri”terang
Rei.
“terus...mana mungkin kan
seorang cewek pergi sendirian kerumah cowok yg baru kenal 3 bulan yg lalu tanpa
ada ikatan kan?”Reo tampak sangat marah sekali.
“itu karena...!”
“ya aku tau!Tak kusangka
kalian berdua ada main dibelakangku”Reo memotong ucapanku,aku jadi ngeri
melihat Reo marah.
“oh...kalian berdua coba
membela diri!terus terang aja dech,Chizu selama ini kukenal ternyata cewek
seperti ini”Reo sangat marah.dia meninggalkan kami.Kami pun mengejarnya,tapi
Reo sudah keburu naik kemobil dan berlalu.Aku jadi panik,Reo salah sangka
terhadap kami berdua.
“gimana nich Rei,Reo sudah
salah sangka,manalagi Reo udah menganggap cewek yang gak benar”kataku langsung
lemas.
“Chizu kamu tenang aja,dia
pasti akan mengerti”tegas Reo meyakinkanku.
“Tapi,ayah Reo pemilik
sekolah kami,bila Reo melaporkan kepada kepala sekolah,pasti aku akan di DO
dari sekolah itu”aku sangat khawatir sekali.
“Chziu,bila kita benar kenapa
kita mesti takut?lagian ayah Reo adalah pamanku,biar aku menjelaskan semua
ini”Rei kembali meyakinkanku.Aku hanya mengangguk,kemudian aku pulang diantar
Rei.
***
Pagi ini aku datang kesekolah lebih
awal,aku langsung pergi kekelas Reo & mencoba menjelaskan kejadian
kemarin.Kali ini aku berharap semoga Reo mau mendengarnya,aku melihat Reo masuk
kekelas.
“Reo tunggu!”kataku sambil
mendekati Reo,tampaknya Reo masih sangat marah.
“mau apalagi?atau mau
menjadikan aku korban yang kedua?”bentak Reo,mendengar Reo berkata seperti itu
aku jadi mengurungkan niat untuk menjelaskan lebih lanjut.
“Reo,sebegitukah kamu
menilaiku?apakah aku lebih jahat dari ini?”tanyaku dari Reo.Aku pergi
meninggalkan Reo sambil menangis.Aku jadi sedih,tak kusangka Reo berubah begitu
cepat & melontarkan kata2 kasar kepadaku.Siang ini kupaksakan juga untuk
bekerja.Ibuku heran melihatku,tapi aku bilang baik2 saja.Rei datang ketoko
& ingin bicara kepadaku.
“Chizu gimana?apa kamu
berhasil meyakinkan Reo?”tanya Rei.
“tidak Rei,malah Reo bilang
kalau aku akan menjadiakan dia korban
yang kedua setelah kamu”kataku sambil menangis.
“keterlaluan Reo,dia benar2
jahat!! Awas nanti,akan kuberi dia pelajaran gimana rasanya difitnah”Rei
mengeram marah,dia pergi meninggalkanku.
“Rei mau kemana?”tanyaku
khawatir
“mau keapartemen!”jawab Rei
singkat.Tapi aku punya firasat yang gak enak.Selang beberapa menit perginya
Rei,seorang cowok tak dikenal,datang berlari2 kearahku.
“maaf mbak,apa mbak yang
namanya Chizu?”
“ya,memang benar!ada apa
yach?”tanyaku.
“itu,Rei Matsura lagi
berkelahi sama seorang cowok,mereka lagi nyebutin nama mbak dari tadi”jelas
cowok itu.
“apa?”kataku kaget,jangan2 Rei
lagi berkelahi sama Reo gara2 aku.
“terus mereka sekarang ada
dimana?”kataku mulai panik.
“mereka lagi ditaman bermain”
“makasih yach atas
impormasinya”kataku,aku langsung menuju taman bermain.Ternyata benar disana
sudah ada Rei & Reo lagi bertengkar.Reo meninju Rei,tetapi Rei tidak
melawan,aku coba menghentikan mereka.Tapi mereka tidak menggubrisku.
“hentikannnn!!!”teriakku
sekuat tenaga,akhirnya mereka berdua berhenti.Aku menolong Rei,Reo coba meninju
lagi,tapi langsung ditangkis oleh Rei.
“Rei kenapa kamu diam aja
dipukuli oleh Reo?”aku kasihan melihat Rei.
“tidak apa2 Chizu!”kata
Rei,aku marah kepada Reo.
“Reo,kamu tega memukuli
sepupumu sendiri?sebenarnya apa maumu?apa hakmu melarang aku dekat dgn
Rei?”kataku,aku mulai menangis.
“apa?”tiba2 Reo
menamparku.Aku jadi pingsan,pipiku rasanya dibakar,sakit sekali rasanya.
“Chizu!”Rei menangkapku
yang hampir terjatuh.
“Reo,kamu sadis
sekali!!!sebenarnya sore kemarin Chizu datang kerumahku untuk mengantarkan
pesananku,tapi aku sakit kemudian dia merawatku”terang Rei,Rei menggendongku
& meninggalkan Reo sendirian.Rei membawaku keapartemennya.Akhirnya aku
sadarjuga,kulihat Reo tidak ada diapartemen.
“Rei,gimana soal
tadi?”tanyaku.
“sudah beres,mungkin Reo
sekarang lagi menyesali perbuatannya,aku telah mengatakan yang sebenarnya”jelas
Rei.Tiba2 Reo sudah berdiri didepan pintu kamar Rei.
“Rei!boleh aku bicara dgn
Chizumi 4 mata?”kata Reo.
“tapi kamu harus janji,gak
ngapa2in Chizu”kata Rei.
“ya aku janji”jawab Reo,Rei
mulai meninggalkan kami berdua.
“Chizu,maafkan aku yach,aku
memang salah”kata Reo mendekatiku.
“aku telah memaafkanmu”kataku
tersenyum kepada Reo.
“Chizu apa kamu cinta sama
Rei?”kata Reo.Aku kaget mendengarnya,ternyata Reo tau kalau aku mencintai Rei.
“iiiya!aku cinta sama Rei”kataku
gugup.
“Chizu raihlah cintamu walaupun
banyak rintangannya.Sekarang aku sadar,percuma saja mencinta orang yang tidak
mencintai kita”aku jadi terharu mendengar ucapan Reo.
“sebenarnya aku cemburu melihat
kamu dgn Rei,tapi aku mengalah demi kebahagian kamu dan sepupuku Rei”kata Reo
tegas.
“Reo kamu baik sekali”aku
semakin menangis,Rei masuk kekamar.Ketika melihatku menangis,Rei mulai
marah.Tapi langsung ditahan oleh Reo.
“jangan marah dulu Rei,aku
ingin mengatakan kalau Chizu sebenarnya mencintai kamu”
“Reo...!”aku kaget sekali.Aku
tak menyangka kalau Reo akan ngomong begitu.Aku hanya diam,mungkin Rei
menyangka kaloitu Cuma bercanda.Aku menatap Rei,kulihat dimatanya tak ada
tanda2 kalo dia ada perasaan sama aku,yang ada hanyalah kehampaan &
kebekuan.Rei membalas tatapanku,aku jadi tergagap,spontan aku mengalihkan
perhatianku pandanganku kelain.
“Rei apa jawabanmu?”tanya Reo tiba2,dia
melihat kami sama2 diam.
“jawaban apa?”Rei balik
bertanya,Reo jadi kesal melihat Rei.
“aduh Rei...lihat kamu kayak
gini aku jadi pingin ninju kamu tau!Dengar baik2 yach Rei,sebenarnya Chizu
itu...!!!”Aku langsung menutup mulut Reo.Aku tidak ingin Reo mengatakannya
lagi.Toh,Rei tidak mendengarkan kata Reo tadi.Padahal Reo berkata sangat keras
sekali, tidak mungkin Rei tak mendengarkannya.Jadi tidak ada gunanya ngomong
lagi,aku menggelengkan kepala pada Reo.
“Sudahlah Reo,gak ada siaran
ulang”kataku,Reo ingin berkata lagi tapi langsung aku cegah.Kali ini Reo benar2
kesal tidak mengerti.Aku cepat2 berkata,takut kalo Reo ngomong yg tidak2.
“eh Reo,udah sore kita pulang
yuk!!!”aku menarik tangan Reo keluar yang sedari tadi bingung lihat tingkahku
yang aneh.Ketika keluar dari apartemen,Reo menarik tanganku saat aku ingin
cepat2 melangkah pergi.
“Chizu,kamu kenapa...!”
“aduh,sorry yach Reo!aku ingin
cepat2 pulang”kataku memohon pada Reo.Dia hanya garuk2 kepala tetapi akhirnya
dia menganggukkan kepalanya.Aku berlari meninggalkan Reo & menuju
kerumah.Aku menghempaskan tubuhku dikasur,masih teringat jelas saat Reo berkata
pada Rei tadi sore.Apakah benar Rei tidak mendengarkan?atau dia mendengarnya
tapi tidak suka sama aku?saat mengingat kejadian itu,hatiku jadi sedih
sekali.Aki ingin rasanya pergi jauh meninggalkan orang2 yang aku sayangi,meninggalkan
Rei.Tanpa kusadari air mataku jatuh dikedua belah pipiku.Kenapa aku harus
mengenal & jatuh cinta sama Rei?kenapa?aku bertanya2 pada diriku sendiri.Aku
mencoba mencari jawabannya tetapi tidak ada jawabannya,malah kepalaku tambah
pusing.Aku tersentak kaget saat adikku Miu & Fred sudah berdiri
didepanku,aku cepat2 menghapus air mataku.
“kak Chizu kenapa menangis?”tanya
Miu.Aku hanya menggelengkan kepala,meskipun dijelaskan mereka tidak akan
mengerti.
“kak Chizu nangis gara2 gak bisa
beliin kami cokelat yach?”kata Fred.Aku tertawa saat mendengarnya,tapi ada
untungnya juga Fred berkata begitu.Aku pura2 sedih (tapi memang sedih kok)agar
mereka percaya sama aku.
“iya,dek kamu bener!uang kakak
udah habis,jadi gak bisa beliin kalian cokelat.Maafin kakak yach!”kataku
memelas kepada mereka.Fred & Miu saling berpandangan kemudian mereka
mengangguk.Aku senang sekali,aku merangkul kedua adikku.
“tapi kak Chizu,kakak harus
janji sama kami uangnya gak boleh habis agar bisa beliin kami cokelat yang
banyaaaak sekali”kata Miu.Aku tersenyum mendengarnya.Akupun memberi isyarat
pakai jari kelingking tanda berjanji yang kemudian dibalas oleh Fred & Miu.
“eh,kakak udah laper,makan
yuk!”ajakku pada kedua adikku.Kemudian kami beriringan menuju meja makan yang
disana sudah menunggu ibu.
***
Siang cuaca sangat buruk
sekali,hujan terus mengguyur dari pagi sampai siang ini.Membuat orang malas
untuk pergi kemana2.Aku tetap bekerja.Saat lagi melayani pembeli,aku dipanggil
oleh bosku.Dia ingin mengantarkan kue pesanan orang tersebut tetapi tidak tau
alamatnya.Aku menanyakan nama sipemesan,ternyata namanya Rei Matsura.Aku
bersedia mengantarkan kue pesanan tersebut,aku mengambil payung dan berpamitan
kepada bosku.Sebenarnya aku malas mengantarkan pesanan tersebut,malas ketemu
dengan Rei habis sepertinya dia tak perduli denganku.Tapi ini sudah tugas
terpaksa aku mengantarkan juga.Aku mengetuk pintu,tetapi aku mendengar suara
Reo.Ngapain Reo diapartemen Rei.
“Rei,jujur aja yach!kemarin sore
sebenarnya kamu dengar kan omonganku kan?”aku mendengar Reo bertanya pada
Rei.Apa maksud Reo?aku tidak bisa melihat Rei mengangguk atau menggelengkan
kepalanya,karena terhalang oleh pintu.
“Reo,aku tau Chizu cinta sama
aku!tapi...apa gak apa2.Ya kau tau sendiri aku ini siapa?sedangkan Chizu juga
siapa?Aku takut akan mengecewakannya nanti”terang Rei,Reo memandang Rei tanpa
berkedip sedikit pun,ia mengambil minuman kaleng yang ada disebelahnya kemudian
meneguknya hingga habis.
“Rei kalau kamu selalu berfikir
seperti ini,aku yakin kau pasti tidak punya cewek,sebenarnya kamu itu sayang
gak sama Chizu?”mendengar Reo berkata seperti itu Rei hanya diam,tak ada reasi
apapun darinya.Rei menghela nafas
dalam.Disandarkan badannya di sofa tempat dia duduk sambil memejamkan mata.Aku
terjatuh saat mendengar kata2 Reo,saat ingin bangun,kakiku terkait keset &
kepalaku terbentur dengan pintu.Reo & Rei yang ada didalam pun menjadi
kaget.Adu sakit,aku memegang kepalaku
sambil bersandar dipintu.Tiba2 pintu dibuka oleh Rei membuat aku jatuh untuk
yang kedua kalinya.Kyaaaaa teriakku,”Chizu?”Rei
kaget melihat tiba2 ada aku didepan pintu.” Ngapain didepan pintu?mau nguntit
omongan orang yach?”tanya Rei.Ia mengulurkan tangannya kepadaku,membantuku
berdiri.
“Eng...enggak kok!Aku hanya
mengantarkan kue pesanan ini”aku menjawab pertanyaan Rei.Rei mengambil kue
ditanganku kemudian meletakkannya dimeja dekat Reo duduk.Aku membalikkan
badanku & melangkah pergi.
“Chizu,makasih yach!oh yach,gak
duduk dulu?”tanya Rei,aku menoleh kepada Rei & menggeleng kemudian aku
pergi.Saat ingin naik elevator,kulihat ada Rei yang berlari kearahku.Aku
mengurungkan niat untuk naik.”Ada apa
Rei?”tanyaku saat Rei sudah berada
didepanku.Rei menundukkan kepala & mengirup udara segar,tangannya memegang
pintu elevator karena aku sudah berada didalam.Rei menarik aku keluar dari
elevator.
“Rei ada apalagi?”tanyaku.Rei
tersenyum melihat aku cemberut.
“sorry,jangan cemberut gitu
donk!aku cuma ingin mengatakan sesuatu”terang Rei.
“apa itu?”
“Chizu,jujur aja yach!kamu tadi
dengerkan pembicaraan kami kan?”aku terdiam saat Rei berkata begitu.Aku jadi
ragu menjawab pertanyaan Rei.Akhirnya aku menganggukkan kepala,aku jadi gugup
memandang Rei.
“maaf,ya Rei aku nguping
pembicaraan kalian tadi”kataku.Kulihat Rei hanya diam,apakah Rei marah sama aku? Pikirku.
“Rei,kamu marah yach sama
aku?”tanyaku,entah kenapa aku jadi takut kehilangan Rei.Rei menggelengkan
kepalanya,aku lega melihat Rei ternyata tidak marah sama aku.
“Chizu,berkat Reo,aku jadi
sadar,mungkin selama ini kamu berfikir kalo aku gak cinta sama kamu”Rei
akhirnya berkata.Aku membenarkan perkataan Rei.
“Chizu,aku sangat sayang sama
kamu,sekarang aku mengerti kenapa takut menghadapi persaan yang besar ini”kata
Rei lagi.
“aku gak ngerti maksud kamu
Rei”kataku,(sebenarnya aku mengerti yang dikatakan oleh Rei,tapi aku kurang
yakin.Jangan2 dia mau mempermainkan aku lagi).Rei memegang tanganku sambil
berkata...
“Chizu,apakah kamu mau jadi
pacarku?”
Aku langsung terkejut & melepaskan tanganku.Apakah aku mimpi?kutatap
Rei,dia hanya memandangku dengan serius.
“Rei,kamu gak sakit kan?”kataku,Rei
hanya tersenyum.
“Chizu,aku serius,maukan jadi
pacarku?”ujar Rei meyakinkanku.
“ya aku mau jadi
pacarmu”akhirnya aku menjawab.Rei tersenyum girang & tiba2 saja langsung
memelukku.
“Rei entar ada yang lihat
kita”kataku kaget,Rei melepaskan pelukannya.
“sorry habis senang sich,tapi memang
gak ada yang lihat kita kok”Rei Cuma cengar cengir,aku Cuma tersenyum melihat
Rei salah tingkah begitu.
“ehm...!ada yang lagi senang kayaknya
nich”tiba2 Reo mengagetkan kami dari belakang.
“eh Reo!kami...”
“pacaran kan...?”ujar Reo
memotong kata2 Rei,kami hanya mengangguk.
“selamat yach,semoga bahagia”Reo
langsung menjabat tangan Rei.
“makasih yach!eh Reo mau
kemana?”tanya Rei.
“oh...aku mau pulang!oh yach
Chizu aku punya kenalan seorang potografer,dia lagi mencari seorang model.Mau
gak jadi modelnya?”
“Reo,aku gak pernah jadi
seorang model,bagaimana bisa aku jadi modelnya?’
“mudah kok,kamu kan cocok
jadi seorang model!yang penting kamu mau gak jadi modelnya?”
Aku memandang Rei meminta
persetujuannya.Rei hanya mengangguk,aku jadi bingung diterima apa gak yach
tawarannya,sedangkan aku belum berpengalaman jadi model.
“ya,aku terima”jawabku,Reo
& Rei senang.
“Chizu,kamu gak usah bingung.nanti
aku ajarin kamu bagaimana caranya jadi model”kata Rei.
“nah gitu donk,Rei artis & Chizu seorang
model,kalian sangat cocok”ujar Reo berkomentar.
“Reo bisa aja”kataku.
“eh,udah dulu yach!aku mau
pulang nich”Reo mengakhiri pembicaraannya dengan kami,aku memperhatikan Reo
hingga tidak terlihat lagi.
“Rei,kamu gak ragu lagi kan
jadi pacarku?”aku menggoda Rei,Rei pun tersenyum kemudian Rei menggandeng
tanganku.
“Chizu,kamu jadi model atau
tidak,kamu tetap jadi pacarku kok!aku antar pulang yach!”aku hanya
mengangguk,kami berjalan beriringan sambil bergandengan tangan,sampai tidak
terpisahkan lagi.
*TAMAT*