Kenangan Yang Terindah

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info
          Tik....tik...tik....!!!Bunyi hujan turun dengan derasnya.”uh sebel deh,kalo tau hujan,mendingan tadi bawa payung”ujar Sheni bersungut-sungut.Sheni memang paling benci sama hujan karena gara2 hujan ia jadi trauma sekaligus dibenci oleh cowok idamannya.Sheni teringat akan masa lalunya,disaat hujan begini....
        “Vid,aku suka sama kamu!”
         Sheni mendengar suara seorang perempuan yang sedang berbicara dengan seorang cowok,ternyata cowok itu adalah David.David memang terkenal diantara para cewek2 disekolah ini karena ketampanan nya.Yach patah hati dech,pikir Sheni.Tapi ia penasaran sama cewek yang berani menembak David,biasanya kan cowok.Sheni mengintip dari balik dinding,Sheni terbelalak,ternyata Vela cewek cantik disekolah ini.Wah kalau mereka jadian banyak yg patah hati nich termasuk aku,mereka sangat cocok sekali,bayangin aja si Cantik & si Tampan,dibandingin dengan aku yg hanya orang biasa2 aja, batin Sheni.Tanpa terasa air matanya jatuh di pipi.
         “hei ngapain kamu disini?”bentak Vela.Sheni terkejut mendengar bentakan Vela cepat2 ia hapus air matanya,duh malu banget deh pikir Sheni.
         “maaf yach!”

         “apa?kamu bilang maaf?”jawab Vela.Sheni hanya diam,dia melihat David hanya tertawa saja.Setelah peristiwa itu Sheni jadi sangat benci hujan.Mungkin mereka berdua sudah jadian & Sheni jadi patah hati.Sheni memainkan air hujan,setelah puas ia duduk dibangku depan kelasnya.
        “uh bete!lebih baik aku baca majalah aja daripada bengong”pikir Sheni iapun mengambil majalah ditasnya.Ha..ha...ha...!!!Wah ceria banget tu cowok  Sheni menggumam sendiri,ia pun menoleh.Ha?ternyata David.Sheni pura2 tekun membaca takut kalau David mengenalinya.
        “Vid,aku duluan yach!”ujar salah satu teman David.
        “Vid mau ikut kami mandi hujan?”sambung teman yg lainnya.
        “nggak ah nanti sakit”David menolak ajakan temannya.
        “kalau begitu kami duluan yach” David hanya mengangguk,mereka pun pergi meninggalkan David sendiri.David duduk disebelah Sheni.Uh,cepatlah hujan berhenti biar aku bisa pulang kata Sheni dalam hati.Tanpa sengaja David menoleh kearah Sheni,Sheni menundukkan kepalanya.Hujan masih turun dengan derasnya,sementara murid2 lainnya sudah pulang semua.Tinggal ia & David saja yg ada disana.
        “menunggu siapa Shen?”tanya David sambil memakai jaketnya.Memang cuaca dingin banget,Sheni merasakan kalau badannya menggigil kedinginan.Sheni pun akhirnya menoleh kearah David,wah David makin gagah aja pikirnya.
        “lagi nunggu hujan berhenti”jawab Sheni.Lama mereka berdua diam,baik David maupun Sheni tidak ada yg mau bicara.
        “dingin banget ya!”akhirnya David membuka pembicaraan yg kaku ini,ia pun memeluk tubuhnya sendiri,Sheni hanya diam.
        “eh,tu hujan bukannya mau reda tapi malah tambah deras aja nich!”David pun beranjak dari tempat duduknya & monadr mandir.
        “Shen,waktu itu lagi nangis kan?kenapa memangnya?”tiba2 David bertanya tentang peristiwa waktu itu.Ternyata ia ingat juga nih,wah kalau dia tau sebabnya gawat nich  batin Sheni.
        “nggak ada2 kok”kilah Sheni,dia takut kalau David tau yg sesungguhnya.David hanya mengangguk.
        “Shen,boleh aku ngomong sama kamu,tapi kamu jangan marah”ujar David & menatap Sheni dengan serius.Melihat David serius ia jadi grogi.
        “i...iya!”jawab Sheni terbata-bata.
        “hm...,apa kamu udah punya pacar?”
        Sheni kaget sekaligus senang,tapi ia heran tidak seperti biasanya David berkata begitu.Akhirnya Sheni menggeleng,melihat Sheni menggeleng David pun tersenyum.Sheni makin bingung dibuatnya.
       “begini Shen,sejak pertama kali lihat kamu aku...!”David tidak meneruskan kata-katanya,Sheni pun jadi ketakutan,ia pun sudah tau jawabannya.Pasti David benci banget samanya,Sheni pun menunggu kata2 David lagi.
        “Shen aku....sebenarnya aku sayang sama kamu”akhirnya David meneruskan kata2nya.Sheni pun terdiam,tidak mungkin David menyukainya.Tapi bukannya David sudah punya pacar?yaitu Vela,pikir Sheni.Tiba2 bunyi petir sangat kuat sekali,tanpa sadar ia sudah ada dipelukan David.David pun mengelus rambut Sheni yg panjang dan menenangkannya.
       “sudah,nggak usah takut”kata David tersenyum.Sheni melepaskan pelukannya.
       “maaf ya Vid”kata Sheni malu,mukanya pun menjadi merah.
       “nggak apa2 kok,eh Shen apa kamu juga sama aku?”Sheni pun terdiam,ia memang suka sama David,tapi...
       “eh bukannya kamu sama Vela?”David hanya tertawa mendengar pengakuan Sheni,Sheni jadi salah tingkah.
       “Sorry Shen,kamu tau darimana kalau aku sama Vela?”
       “wakti itu!”
       “oh jadi waktu itu kamu ngintip omongan kami yach?”
Sheni tertunduk malu diapun hanya diam.
       “hmmm aku tau sebabnya kenapa kamu menangis waktu itu,patah hati yach?”kata David sok tau,Sheni semakin menundukkan kepalanya.
       “sebenarnya waktu itu aku nggak jadian sama Vela,terus apa jawabanmu soal yg tadi?”
Mendengar perkataan David barusan Sheni mendongakkan kepalanya & tersenyum.
      “kalau gitu,sebenarnya aku juga suka sama kamu”akhirnya Sheni menjawab pertanyaan David dengan malu2.
      “benarkah Shen?”
Daavid sangat senang sekali mendengarnya,Sheni hanya mengangguk.Saking girangnya dengan jawaban Sheni,David langsung memeluknya.
       “eh Shen,hujannya udah agak reda,kita pulang yuk!lagian hari udah siang”David melepaskan pelukannya.Sheni melihat arloji ditanganya,memang hari sudah siang sekitar pukul 14.00 wib.Tanpa pikir panjang,David menarik tangan Sheni & mengajaknya ketengah lapangan.
      “eh Vid,masih hujan loh,nanti sakit”kata Sheni khawatir.
      “sudah deh gak apa2,sekali2 bolehkan main hujan-hujanan,berduaan lagi!”jawab David tertawa.David melepaskan jaketnya & memakaikannya dengan Sheni.
      “makasih yach”ujar Sheni & dibalas dengan senyuman oleh David.Ketika mereka sampai ditempat parkir,Sheni terkejut karena mobil yg biasanya dipakai oleh David sudah tidak ada.Tetapi,David hanya tenang2 saja.
      “Vid,mana mobilmu?Jangan2 dicuri orang lagi”tanya Sheni,Sheni jadi takut.
      “tidak Shen,mobilku gak kubawa,aku hanya bawa motor,itu motornya”jawab David sambil menunjuk motornya.David pun menghidupkan mesin motornya & berhenti didepan Sheni.
       “naik Shen!”kata David,Sheni pun mengikuti ucapan David.Terima kasih hujan,karena gara2 kamu aku dapat pria idamanku selama ini.sekarang aku gak benci lagi sama kamu pikir Sheni dalam hati,mereka pun meninggalkan sekolah yg menjadi saksi mereka hari ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar